ja_mageia


  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home phpl/sfm Ekologi Hidrologi

PEMBUATAN STASIUN PENGAMATAN ALIRAN SUNGAI (SPAS) BLOK RKT 2011

Pengamatan erosi yang masuk ke sungai dilakukan pada satu area tangkapan air (water catchment) yang dibatasi oleh igir-igir, sehingga semua aliran akan mengalir ke sungai dan keluar melalui satu titik keluaran (outlet). Setiap unsur yang berperan dalam terjadinya erosi bisa terukur, seperti perpindahan tanah dari atas ke bawah, aliran permukaan yang membawa material tanah, curah hujan, dan lain sebagainya.

Pengamatan aliran air pada daerah tangkapan air Blok 2011 wilayah Katingan terletak pada petak 13.QQ, 13.PP, 13.SS, dan 13.TT. Luas total keempat petak tersebut adalah 393,35 hektar sedangkan luas daerah tangkapan air sebesar 133,63 hektar (34% dari luas total).

Pembuatan stasiun pengamatan aliran sungai (SPAS) pada daerah tangkapan air yang lebih kecil dan mempunyai bentuk dan luas yang hampir sama untuk mengetahui perbedaan dampak yang timbul karena pengelolaan yang berbeda di masing-masing SPAS kecil.

Pada Blok RKT 2011 terdapat 3 plot SPAS, yaitu; (1) Plot A berukuran 8,42 hektar berada di petak 13.QQ. Plot ini merupakan plot alam dan sebagai kontrol terhadap plot-plot yang lain. (2) Plot B berukuran 8,72 masuk ke dalam plot 13.QQ dan 13.PP. Perlakuan plot B sebagai plot TPTJ dengan penanaman sistem jalur. (3) Plot C masuk ke dalam petak 13.SS berukuran 9,37 hektar. Perlakuan pada plot C adalah penanaman dengan sistem kontur.

Bangunan SPAS

Bentuk dimensi dari ketiga SPAS tersebut pada dasarnya adalah sama karena menggunakan model Standart 90° V-notch weir (Thomson). Bangunan memiliki dimensi p x l x t = 300 cm x 140 cm x 90 (120) cm. Bangunan terbuat dari papan halus yang disusun rapat dan dilapisi seng datar (jika memungkinkan) untuk meminimalkan hambatan permukaan. Pada sisi depan aliran terdapat celah (notch) berbentuk V dengan sudut 90° (siku-siku) terbuat dari plat baja.

Aktifitas penelitian pada plot A,B  dan C akan menyerupai yang dilakukan pada plot-plot sebelumnya di antaranya dengan melakukan pengukuran debit dan  suspensi  pada Stasiun Pengamatan Aliran Sungai (SPAS). Untuk pengukuran debit pada SPAS dilakukan dengan konversi tinggi muka air yang keluar pada mulut yang berbentuk V (V-notch) dengan rumus tertentu yang telah ditentukan. Dengan demikian tidak diperlukan pengukuran seperti halnya pada SPAS besar yang sudah ada. Pengukuran debit secara langsung dilakukan apabila diperlukan untuk kalibrasi rumus debit dengan debit faktual. Sementara itu untuk pengamatan suspensi aliran sungai didapat dari botol-botol kecil yang dipasang dan dihubungkan dengan selang kecil yang tersusun berdasarkan ketinggian tertentu. Dengan demikian setiap ketinggian muka air akan mempunyai sampel air sungai dan dilakukan analisa suspensi dengan penyaringan pada kertas saring. AWLR Logger

Untuk pengamatan fluktuasi aliran sungai didapat dari AWLR logger yang terpasang dan secara otomatis merekam setiap periode tertentu (15 menit) seperti halnya pada SPAS yang lain.

 

 

 

 

 
Wednesday, 13 December 2017

Certificate

certificate
"Memilih dari sedikit pilihan jauh lebih baik daripada kita tidak punya pilihan dikemudian hari"
Admin