ja_mageia


  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home phpl/sfm Litbang Penelitian Ekologi

Pemantauan Cuaca

Pemantauan cuaca dilakukan dengan memasang Stasiun Mini Klimatologi yang dapat merekam data curah hujan, suhu dan kelembaban, arah dan kecepatan angin, serta radiasi matahari (PAR) di 5 lokasi pemantauan cuaca; Camp 93 TPTJ, Camp 53 TPTJ, Arboretum Buah Km 52 cab. B, KPPN Km. 50 cabang B, Km. 78 cabang C.

Pemantauan Erosi Tanah

Pemantauan laju erosi tanah dilakukan dalam periode semester (6 bulan sekali) pada tapak lahan hutan virgin forest dan Log Over Area dengan menggunakan metode stik.

Pemantauan Outlet Sungai

Pemantauan outlet sungai dilakukan 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan November pada 5 sungai, yaitu; Senamang, Katingan, Seruyan, Posang, dan Makar. Dari hasil pemantauan dan uji laboratorium, kondisi air pada sungai-sungai tersebut tidak melampaui ambang batas kualitas air baku mutu III, sehingga layak (masih baik) untuk dikonsumi.

Respon Hidrologi Penerapan Silvikultur TPTJ Teknik Silvikultur Intensif (PT. SBK-UGM)

Pengukuran respon hidrologi pada pengelolaan hutan alam tropis dengan sistem silvikultur intensif dilakukan melalui beberapa kegiatan berikut:

§ Pemantauan Stasiun Pengamatan Aliran Sungai (SPAS)

SPAS dipasang untuk pengamatan ketinggian muka aliran (water level), fluktuasi permukaan air sungai, laju aliran pada ketinggian permukaan yang berbeda dalam rangka pengukuran debit aliran sungai dan suspensi. SPAS dibangun di Sub DAS RKT 1999 Petak 1.N, Sub DAS KPPN Km. 50, Sub DAS RKT 2008 Petak 10.D, Sub DAS RKT 2011 Petak 13.QQ dan 13.SS.

§ Pemantauan Lengas Tanah

Pemantauan lengas tanah menggunakan sensor otomatis yang dapat membaca dan merekam aliran air dalam tanah pada berbagai kedalaman (30 cm, 90 cm, dan 150 cm). Lokasi pemantauan lengas tanah berada di Petak 10.D, KPPN Km. 50, Petak 1.N, dan Plot A Petak 13.QQ.

§ Pemantauan Infiltrasi Tanah

Pemantau infiltrasi tanah dilakukan pada wilayah RKT 2008-1999 dan hutan alam (virgin forest) dengan memasang alat double ring infiltrometer di 4 titik pengukuran, yaitu; jalur tanaman, jalur tebas, antar jalur tanam, dan bekas jalan sarad.

 
Wednesday, 13 December 2017

Certificate

certificate
Satu dari sekian banyak hal yang menyumbang kebahagiaan seseorang adalah silaturahmi yang menghasilkan ilmu dan semangat baru.