ja_mageia


  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home phpl/sfm Ekologi Flora dan Fauna

Konservasi Flora dan Fauna

Konservasi flora dan fauna dibedakan berdasarkan fungsinya, meliputi:

§ Kawasan Pelestarian Plasma Nutfah (KPPN)

KPPN diperuntukkan sebagai tempat pelestarian sumber genetik (Plasma Nutfah) yang berada di areal hutan produksi, sehingga dapat mewakili ekosistem hutan dalam satuan kawasan pengelolaan. Lokasi KPPN berada di Km. 50 cabang B dengan luas 300 ha.

§ Kawasan Pelestarian Flora dan Fauna (KPFF)

KPFF memiliki fungsi sebagai sistem penyangga kehidupan komunitas hutan (keanekaragaman jenis flora dan fauna, sehingga dapat mewakili ekosistem hutan secara keseluruhan. Lokasi KPFF berada di Km. 84 cabang B dengan luas 178 ha.

Monitoring Flora dan Fauna

Berdasarkan hasil pengamatan flora dan fauna yang dilakukan oleh PT. SBK, TNC, UGM, Kyoto University dan LIPI, telah ditemukan:

§ Jenis tumbuhan sebanyak 91 family, 513 spesies terdiri dari tingkat pohon (Dominasi jenis Depterocarpaceae), herba, liana, semak.

§ Jenis tumbuhan yang mengandung senyawa bioaktif sebanyak 10 jenis

§ Jenis tumbuhan yang dilindungi (IUCN, CITES dan UU Perlindungan) sebanyak 44 jenis.

§ Satwa Mamalia sebanyak 46 jenis (30 jenis satwa lindung berdasarkan IUCN, CITES dan UU Perlindungan).

§ Satwa Burung (Aves) sebanyak 166 jenis (34 jenis satwa lindung berdasarkan IUCN, CITES dan UU Perlindungan).

§ Satwa Herpetofauna sebanyak 79 jenis (jenis yang dilindungi adalah Katak Pipih/Borbulura kalimantanensis).

Pengelolaan Arboretum

Arboretum yang dikelola terdiri dari:

§ Arboretum Alam seluas 438,34 ha dengan koleksi; 5 jenis family Dipterocarpaceae dan 42 jenis family non Dipterocarpaceae.

§ Arboretum Tanaman seluas 2 ha dengan koleksi; 7 jenis family Dipterocarpaceae serta 33 jenis non Dipterocarpaceae.

§ Arboretum Tumbuhan Obat seluas 1,25 ha yang terdiri dari 26 jenis tumbuhan atau tanaman obat.

§ Arboretum Tanaman Buah seluas 4,71 ha yang terdiri dari ± 30 jenis tumbuhan atau tanaman buah.

Konservasi Ex-Situ

Konservasi Ex-situ dimaksudkan untuk menjamin ketersediaan material genetik dan wahana untuk mempertahankan luasan basis genetik (broad genetic base) suatu species yang pada akhirnya menjadi sumber genetik (gene pooled) untuk program pemuliaan tanaman.

 

 
Wednesday, 13 December 2017

Certificate

certificate
Tahukah anda pilihan anda hari ini akan menentukan apa yang akan terjadi esok karenanya jangan pernah mengeluh dengan akibat dari pilihan anda.